Sumatera Utara, Rifaiyah.or.id — Musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November 2025 meninggalkan dampak besar bagi ribuan jiwa. Berdasarkan data terbaru, sekitar 60 persen wilayah terdampak telah memasuki fase awal pemulihan, namun jumlah korban dan kerusakan masih sangat tinggi. Hingga Jumat (2/1/2026), total korban meninggal tercatat 1.157 jiwa, korban hilang 165 orang, dan pengungsi mencapai 380.287 jiwa, dengan Aceh menjadi daerah termiskin dampaknya. Di Aceh sendiri terdapat 129.657 rumah rusak akibat bencana tersebut.
Menanggapi kondisi darurat ini, Rifa’iyah melalui Angkatan Muda Rifa’iyah (AMRI) bergerak cepat dalam aksi kemanusiaan bertajuk “Rifa’iyah Peduli Sumatera”. Gerakan sosial ini mengajak seluruh jamaah Rifa’iyah di penjuru Nusantara untuk berdonasi membantu saudara di wilayah terdampak.
“Jazakumullah khairan katsiran kepada seluruh donatur dan pengurus Pimpinan Pusat Angkatan Muda Rifa’iyah (AMRI). Semoga Allah membalas segala kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda,” demikian pernyataan resmi dari panitia kemanusiaan.
Hingga kini, bantuan yang terkumpul mencapai sekitar Rp54 juta dan dipastikan akan terus bertambah seiring dengan antusiasme jamaah Rifa’iyah yang ingin berbagi.
Kolaborasi Relawan dan Posko di Binjai
Distribusi bantuan digelar bekerja sama dengan Relawan Putra Solo, Baitul Mal ZISWAF, dan relawan lainnya. Posko utama AMRI Peduli Sumatera berdiri di Kota Binjai, Sumatera Utara, sebagai pusat logistik dan titik pemberangkatan relawan.

Dalam gelombang pertama, bantuan yang disalurkan berupa:
-
Paket sembako
-
Selimut dan perlengkapan tidur
-
Perlengkapan ibadah
-
Instalasi air bersih
Relawan AMRI menghadapi medan yang sangat berat dalam pendistribusian bantuan. Akses jalan banyak yang terputus, sehingga tim relawan harus berpindah dari satu titik ke titik lain menggunakan berbagai kendaraan. Bahkan, mereka terkadang harus menyeberangi sungai secara manual dan mendirikan tenda untuk bermalam demi memastikan bantuan sampai ke lokasi terdampak.
Wilayah Distribusi Bantuan
Bantuan kemanusiaan didistribusikan secara merata ke titik-titik paling membutuhkan di wilayah Cilinar, Gunung Singit, Serempah, Danau Laut Tawar, dan Pantai Menye
Upaya ini tidak hanya meringankan beban fisik para korban, tetapi juga turut memberikan harapan dan kekuatan batin di tengah masa pemulihan yang panjang.
Dipimpin Langsung Gus Ketum PP AMRI
Distribusi bantuan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Gus Abdul Kholiq, M.Pd. (Ketua Umum PP AMRI), yang bertolak ke Sumatera dari Pati untuk memastikan proses distribusi berjalan baik dan tepat sasaran.

Gerakan “Rifa’iyah Peduli Sumatera” menjadi bukti nyata bahwa semangat ukhuwah dan kepedulian sosial warga Rifa’iyah juga menyentuh aspek kehidupan umat yang terdampak bencana besar.
Baca juga: KH. Isrofi Mahfudz Kembali Terpilih sebagai Ketua PW Rifa’iyah Jawa Tengah Periode 2025–2030
Penulis: Ahmad Zahid Ali
Editor: Ahmad Zahid Ali
Sumber: Abdul Kholiq


