Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
No Result
View All Result
Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
Home Berita

Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Rendam Ribuan Rumah di Pekalongan dan Batang

Sofarul Wildan Akhmad by Sofarul Wildan Akhmad
January 19, 2026
in Berita
0
Banjir Pekalongan

Situasi banjir di Pekalongan. Foto: Sofarul

0
SHARES
85
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PEKALONGAN, Rifaiyah.or.id – Wilayah pesisir Jawa Tengah kembali menghadapi tantangan alam yang serius. Sejak Kamis, 15 Januari 2026, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur tanpa henti selama lebih dari 12 jam telah mengakibatkan banjir  melanda wilayah Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, hingga Kabupaten Batang.  curah hujan ekstrem membuat debit air meningkat cepat, merendam pemukiman warga, dan melumpuhkan sejumlah aktivitas ekonomi.

Kronologi Kejadian dan Titik Terdampak

Hujan mulai turun merata di wilayah Pantura sejak pukul 16.00 WIB. Menjelang dini hari, saluran drainase perkotaan tidak lagi mampu menampung volume air. Di Kota Pekalongan, wilayah yang paling terdampak meliputi Kecamatan Pekalongan Barat dan Pekalongan Utara. Kelurahan Tirto, Pasirkratonkramat, Bendan Kergon, serta Kelurahan Bandengan dilaporkan menjadi titik dengan genangan tertinggi, mencapai 40 hingga 100 sentimeter.

Dampak Sosial dan Evakuasi Warga

Berdasarkan data sementara dari BPBD setempat, diperkirakan lebih dari 1000 rumah terendam dan ribuan warga terpaksa mengungsi. Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan relawan menyisir gang-gang sempit menggunakan perahu karet untuk menjemput warga lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak yang terjebak di dalam rumah.

Posko pengungsian utama telah didirikan di beberapa lokasi strategis seperti , gedung serbaguna kelurahan, dan sejumlah sekolah yang posisinya lebih tinggi. Namun, kondisi di pengungsian mulai mengkhawatirkan karena keterbatasan logistik berupa selimut, popok bayi, dan obat-obatan. Penyakit kulit dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) mulai dikeluhkan oleh para pengungsi, terutama anak-anak.

Jalur Pantura Terganggu

Dampak banjir tidak hanya menyasar pemukiman, tetapi juga mengganggu urat nadi transportasi nasional. Ruas jalan raya Pantura yang menghubungkan Pekalongan dan Batang sempat mengalami kemacetan panjang. Genangan air setinggi 30-50 cm di ruas jalan utama membuat banyak kendaraan roda dua mengalami mogok mesin setelah memaksakan diri menerjang banjir.

Pihak Satlantas Polres Pekalongan Kota pun sempat melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan kecil ke jalur alternatif atau masuk ke jalan tol guna menghindari titik genangan terdalam. “Kami menghimbau para pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama terhadap lubang-lubang jalan yang tidak terlihat karena tertutup genangan air,” jelas petugas di lapangan.

Faktor Penyebab: Drainase dan Penurunan Muka Tanah

Pakar lingkungan menyebutkan bahwa banjir di wilayah Pekalongan-Batang bukan semata-mata karena faktor cuaca. Masalah klasik seperti penurunan muka tanah (land subsidence) di pesisir utara Jawa memperparah keadaan. Hal ini menyebabkan air hujan yang turun sulit mengalir ke laut, terutama saat berbarengan dengan pasang air laut.

Meskipun pemerintah daerah telah mengoperasikan sejumlah pompa air, kapasitas pompa tersebut tampaknya masih kalah cepat dengan volume air yang masuk. Warga berharap adanya solusi permanen, seperti penguatan tanggul raksasa dan normalisasi sungai-sungai utama yang kini mulai mengalami pendangkalan serius.

Himbauan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa potensi hujan lebat masih akan terjadi dalam dua hingga tiga h

ari ke depan di wilayah Jawa Tengah bagian utara. Masyarakat diminta untuk tetap siaga, terutama saat malam hari jika intensitas hujan kembali meningkat.

“Kami meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dan segera melakukan evakuasi mandiri jika melihat debit air di depan rumah mulai naik secara signifikan,” tutup perwakilan BPBD.

Menyikapi bencana banjir yang melanda wilayah pesisir utara Jawa Tengah, khususnya di Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, Pimpinan Pusat Angkatan Muda Rifa’iyah (PP. AMRI) secara resmi menginisiasi gerakan kemanusiaan bertajuk “AMRI Peduli, AMRI Berbagi”.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat yang menimpa ribuan warga, termasuk keluarga besar Rifa’iyah yang terdampak signifikan oleh luapan air dan fenomena rob. Melalui maklumat ini, PP. AMRI mengajak seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat luas untuk menyisihkan sebagian rezekinya guna meringankan beban saudara-saudara kita di Pekalongan dan Batang. Kepedulian kita adalah harapan bagi mereka untuk kembali bangkit.


Penulis: Sofarul Wildan Akhmad

Editor: Ahmad Zahid Ali

Tags: AMRIBanjirBatangPekalonganRifa’iyah PeduliRifaiyah
Previous Post

Rifa’iyah Peduli Sumatera: PD UMRI Pekalongan Fasilitasi Filterisasi Air bagi Korban Banjir

Next Post

Penjelasan Kitab Ri’ayah al-Himmah 23: Macam-macam Iman

Sofarul Wildan Akhmad

Sofarul Wildan Akhmad

Penulis lepas di beberapa media sekaligus praktisi kehumasan. Saat ini menekuni dunia kehumasan, belajar merangkai pesan, membangun relasi, dan menjaga citra organisasi dengan cara yang lebih dekat dan manusiawi.

Next Post
Penjelasan Kitab Ri’ayah al-Himmah 23: Macam-macam Iman

Penjelasan Kitab Ri’ayah al-Himmah 23: Macam-macam Iman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Gus Sakho, Gemilang Prestasi di Al-Azhar, Suluh Inspirasi Generasi Rifa’iyah

    Gus Sakho, Gemilang Prestasi di Al-Azhar, Suluh Inspirasi Generasi Rifa’iyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah Rifa’iyah dan Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rukun Islam Satu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rifa’iyah Seragamkan Jadwal Ziarah Makam Masyayikh di Jalur Pantura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kembali ke Rumah: Ayo Mondok di Pesantren Rifa’iyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Rifa'iyah

Menjaga Tradisi, Menyongsong Masa Depan

Kategori

  • Bahtsul Masail
  • Berita
  • Cerpen
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Kolom
  • Nadhom
  • Nasional
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Video

Sejarah

  • Rifa’iyah
  • AMRI
  • UMRI
  • LFR
  • Baranusa

Informasi

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Visi Misi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 Rifaiyah.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen

© 2025 Rifaiyah.or.id