YOGYAKARTA, Rifaiyah.or.id – Angkatan Muda Rifa’iyah (AMRI) wilayah DI Yogyakarta resmi memiliki kepemimpinan baru. Melalui gelaran Musyawarah Wilayah (Musywil) yang berlangsung khidmat di Umbulharjo pada Sabtu (7/2/2026), Ust. Amjad Maulana, M.M. terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) AMRI DI Yogyakarta masa bakti mendatang.
Acara ini menjadi momentum strategis bagi konsolidasi pemuda Rifa’iyah di Yogyakarta. Hadir langsung dalam perhelatan tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Rifaiyah, Dr. KH. Muhlisin Muzarie, MA., serta Ketua Umum PP AMRI, Abdul Kholik, M.Pd. Al Hafidz.

Akselerasi Program dan Pelestarian Literasi
Dalam sambutannya, pimpinan pusat menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga warisan intelektual pendiri Rifa’iyah sekaligus relevan dengan tantangan zaman. Menanggapi hal tersebut, Musywil kali ini menghasilkan lima poin rekomendasi utama yang akan menjadi kompas organisasi ke depan:
1. Penguatan Struktur: Melengkapi personalia pengurus inti AMRI dan Rifa’iyah di tingkat DIY demi efektivitas gerakan.
2. Penerjemahan Karya: Melakukan alih bahasa kitab-kitab karya KH. Ahmad Rifa’i ke dalam bahasa nasional agar lebih aksesibel bagi generasi muda dan masyarakat luas.
3. Program Berbasis Kemanfaatan: Penyusunan program kerja yang mengedepankan sisi esensial dan memiliki asas manfaat nyata bagi umat.
4. Tradisi Intelektual: Menghidupkan kajian kitab Rifa’iyah secara rutin sebagai fondasi keilmuan kader.
5. Internalisasi Sejarah: Sosialisasi sejarah perjuangan KH. Ahmad Rifa’i serta penyebaran gagasan-gagasan moderatnya (Wasathiyah) di tengah keberagaman Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Umbulharjo ini ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan organisasi dan kondusivitas wilayah Yogyakarta.
Penulis: Samsul Rozikin
Editor: Ahmad Zahid Ali


