Temanggung – Pengurus Wilayah (PW) Rifa’iyah Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi persiapan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) V di kediaman K. Nur Yasin, Ketua Dewan Syuro PW Rifa’iyah Jawa Tengah, Kompleks Pondok Pesantren Mambaul Hikmah, Temanggung, Senin (16/2/2026).
Ketua PW Rifa’iyah Jawa Tengah, K.H. Isrofi Makfud, menegaskan bahwa Muskerwil merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan sebagai bagian dari konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan.
“Visi yang kita emban adalah meneruskan perjuangan Syekh Ahmad Rifai,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa secara kultural Rifa’iyah merupakan organisasi yang telah lama berdiri, namun secara struktural masih terus berkembang. Karena itu, Muskerwil menjadi momentum penguatan struktur dan program kerja organisasi.
“Muskerwil juga menjadi ajang konsolidasi, namun program kerja harus tetap berjalan,” tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut menghasilkan sejumlah keputusan penting, salah satunya penetapan Kabupaten Temanggung sebagai tuan rumah Muskerwil V. Penetapan ini dilakukan setelah beberapa Pengurus Daerah yang hadir belum menyatakan kesanggupan menjadi tuan rumah.
Ketua Bidang Kaderisasi PD Rifa’iyah Temanggung, Amin Ridhoi, menjelaskan bahwa pada Juni 2026 Temanggung juga akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda).
“Musda 2026 menjadi masa transisi kepemimpinan karena ketua PD sebelumnya telah menjabat tiga periode, sehingga diperkirakan cukup kompetitif dan menguras energi,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya menyatakan kesiapan Temanggung untuk melaksanakan amanat Muskerwil.
“Tentunya tetap mempertimbangkan ketersediaan fasilitas dan kemampuan sumber daya di Temanggung,” ujarnya.
Pelaksanaan Muskerwil V Rifa’iyah Jawa Tengah disepakati pada Ahad Wage, 12 April 2026, bertepatan dengan 24 Syawal 1447 H. Jumlah peserta diperkirakan sekitar 200 orang yang terdiri dari unsur Pimpinan Pusat, Pengurus Wilayah, dan Pengurus Daerah. Anggaran kegiatan diperkirakan sekitar Rp30 juta yang bersumber dari Sumbangan Wajib Peserta (SWP), donatur tidak mengikat, serta anggaran PW.
Rapat juga membentuk Steering Committee (SC) dengan Ketua Dr. Ali Khomaeni dan Sekretaris Faizin, serta anggota Budi Utomo (Temanggung), Torik Arfan (Batang), Hadi Widodo (Pekalongan), dan M. Dimyati Nur Asikin (Temanggung). Sementara itu, Organizing Committee (OC) dipimpin oleh Amin Ridhoi dengan dukungan seksi acara, perlengkapan, konsumsi, humas, dan keamanan.
Rapat koordinasi dihadiri sekitar 30 peserta, di antaranya Ketua Dewan Syuro PW Rifa’iyah Jawa Tengah, K. Nur Yasin selaku tuan rumah, Ketua PW K.H. Isrofi Makfud, Sekretaris PW Torik Arfan, Bendahara H. Jamil, pengurus harian PW, serta perwakilan Pengurus Daerah Rifa’iyah dari Temanggung, Batang, Pekalongan, dan Kendal.
Baca Juga: Ngaji Selapan PP Rifa’iyah: Tajwid dan Sifat Huruf Kunci Lurusnya Bacaan Al-Qur’an
Penulis: Abdul Mannan
Editor: Yusril Mahendra





