Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
No Result
View All Result
Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
Home Berita

45 Pengurus PD Rifaiyah Temanggung Dilantik, Siap Jalankan Amanah dan Majukan Organisasi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
August 24, 2026
in Berita
0
45 Pengurus PD Rifaiyah Temanggung Dilantik, Siap Jalankan Amanah dan Majukan Organisasi
0
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TEMANGGUNG – Sebanyak 45 pengurus Pengurus Daerah (PD) Rifaiyah Temanggung periode 2026–2031 resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Pimpinan Pusat (PP) Rifaiyah, Ahad (23/8/2026). Pelantikan berlangsung di halaman Masjid At-Taqwa, Ranting Rifaiyah Wonorejo, Kecamatan Wonoboyo, bersamaan dengan kegiatan rutin Selapanan Ahad Pahing.

Kepengurusan baru tersebut dinahkodai K. Samsul Maarif sebagai Ketua Dewan Syuro dan K. Shobikun sebagai Ketua Dewan Tanfidz. Kepengurusan ini merupakan hasil Musyawarah Daerah (Musda) VII Rifaiyah yang digelar di Ranting Rifaiyah Senet, Desa Purwosari, Kecamatan Wonoboyo, beberapa pekan sebelumnya.

Secara legal formal, kepengurusan baru telah menggantikan kepengurusan periode sebelumnya berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Pusat Rifaiyah Nomor SK: 035/SK.B/PP Rifaiyah/XII/2026.





Prosesi pelantikan dihadiri sekitar 2.000 jamaah Rifaiyah dari berbagai ranting di Kabupaten Temanggung. Sejumlah tokoh Rifaiyah dan unsur pemerintahan juga hadir, di antaranya Ketua Dewan Syuro PP Rifaiyah KH. Afif Afadol, Wakil Sekretaris Dewan Syuro PP Rifaiyah KH. Afan Dzulfadol yang sekaligus menjadi pembicara, KH. Imbuh Jumali anggota Dewan Syuro PP, K. Ahmad Ripangie Wakil Sekretaris PP Rifaiyah, K. Nur Yasin Ketua Dewan Syuro PW Rifaiyah Jawa Tengah, KH. Asrofi Makfud Ketua Dewan Tanfidz PW Rifaiyah Jawa Tengah, KH. Syihabudin Pimpinan Pondok Pesantren Al Hadist Wonorejo, jajaran Forkopimcam Wonoboyo, serta Kepala Desa Kebonsari Kecamatan Wonoboyo.

Meskipun dilaksanakan secara sederhana, prosesi pelantikan berlangsung Khidmat. Pengambilan sumpah dipimpin KH. Afif Afadol mewakili Ketua PP Rifaiyah yang berhalangan hadir.

Koordinator kegiatan, Budi Utomo, mengatakan pelantikan sengaja dirangkaikan dengan kegiatan Selapanan Ahad Pahing untuk efisiensi anggaran. Selain itu, langkah tersebut dilakukan agar roda organisasi dapat segera berjalan setelah pergantian kepengurusan.

“Kekosongan kepengurusan akibat transisi akan kurang baik bagi kelanjutan kegiatan organisasi. Maka segera kami upayakan agar kegiatan-kegiatan organisasi, seperti koordinasi dan kegiatan rutin yang telah teragendakan kepengurusan sebelumnya, ada penanggung jawabnya dan berjalan lancar,” terangnya.

Jabatan Merupakan Amanah

Usai prosesi serah terima jabatan, Pengurus Daerah Rifaiyah periode 2021–2026 yang diwakili K. Nuryasin berpesan agar organisasi dikelola dengan sebaik-baiknya sebagai sarana membangun generasi Rifaiyah yang militan.

Menurutnya, meskipun tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan daerah, pengurus lama bukan berarti berhenti atau pensiun dari perjuangan organisasi. Mereka tetap diharapkan membantu, memberikan pemikiran, dan mengambil peran sebagai pengawas.

“Organisasi harus disengkuyung semua pihak agar dalam menjaga adat dan budaya Rifaiyah tidak luntur oleh perjalanan waktu dan perkembangan dunia yang semakin cepat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa seorang pimpinan tidak akan mampu menjalankan organisasi dengan baik tanpa dukungan warga di tingkat ranting. Karena itu, pendidikan dan latihan bagi pengurus baru perlu segera dilaksanakan sebagai bekal untuk menjalankan tugas sekaligus menjaga soliditas organisasi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Tanfidz PD Rifaiyah Temanggung, K. Shobikun, menyampaikan bahwa organisasi Rifaiyah bukanlah tempat untuk mengejar jabatan, melainkan amanah yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, terdapat tiga level dalam kepengurusan Rifaiyah, yakni Dewan Syuro sebagai penasihat, unsur manajerial sebagai perancang dan pengelola, serta pengurus sebagai pelaksana harokah.

“Tugas pimpinan adalah menghadiri undangan, mendelegasikan tugas dan tanggung jawab, serta memimpin rapat,” tuturnya.

Shobikun juga menyampaikan tanda-tanda zuhud dalam berorganisasi. Menurutnya, seseorang tidak boleh bangga ketika mendapatkan jabatan dan tidak merasa dirugikan ketika kehilangan jabatan. Demikian pula ketika dipuji tidak menjadi tinggi hati, sementara ketika dikritik harus mampu menerima dan ketika dicela harus tetap lapang dada.

“Merasa tenteram karena Allah dan merasa nyaman dalam beribadah,” pungkasnya.

Afan Zulfadhol: Cinta kepada Nabi Harus Dibuktikan dengan Ketaatan

Dalam tausiahnya, KH. Afan Dzulfadhol menyampaikan bahwa bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah.

Namun, menurutnya, kecintaan kepada Nabi tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegembiraan, tetapi harus dibuktikan dengan ketaatan dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Rasa cinta kepada Nabi, lanjut Afan, harus melahirkan ketaatan terhadap ajaran dan akhlak yang beliau contohkan. Karena itu, momentum kelahiran Nabi hendaknya menjadi dorongan bagi seluruh warga Rifaiyah, Khususnya pengurus yang baru dilantik, untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

Afan juga mengingatkan pentingnya membiasakan mengucapkan salam. Menurutnya, mengucapkan salam merupakan sunnah, sedangkan menjawab salam merupakan kewajiban. Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ukhuwah dan komunikasi yang baik.

“Kalau kita belum memahami apa yang disampaikan orang lain, jangan langsung menyimpulkan. Tanyakan terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, etika berpakaian, serta norma agama dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia mengajak umat untuk senantiasa berbakti kepada orang tua, termasuk ketika mereka telah meninggal dunia.

Berbakti kepada orang tua yang telah meninggal, kata Afan, dapat dilakukan dengan mendoakan, memohonkan ampunan, melanjutkan kebaikan yang pernah dilakukan orang tua, serta bersedekah atas nama mereka.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi jajaran pengurus daerah Rifaiyah yang baru dilantik agar menjadikan kepengurusan bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan amanah untuk melanjutkan dakwah, menjaga ukhuwah, dan memberikan manfaat bagi umat.

“Kecintaan kepada Nabi harus melahirkan ketaatan. Dan ketaatan itu harus terlihat dalam akhlak serta pengabdian kita kepada umat,” tegasnya.

Pengurus Baru Optimistis Membawa Kemajuan

Sejumlah pengurus yang dilantik menyampaikan optimisme bahwa kepengurusan baru PD Rifaiyah Temanggung akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Amin Rindhoi, pengurus lama yang kembali dipercaya masuk dalam kepengurusan baru, mengatakan pengalaman selama lima tahun sebelumnya menjadi modal penting untuk melakukan evaluasi sekaligus menyusun langkah organisasi selama lima tahun mendatang.

“Dengan kombinasi antara para senior yang kenyang pengalaman dan anak-anak muda yang masih energik, menjadi modal kami untuk membangun organisasi ke depan lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh muda Rifaiyah, Dimyatie Nur Asikin, yang dipercaya sebagai Sekretaris I, menyatakan kesiapan untuk bekerja secara maksimal dalam menjalankan amanah tersebut.

“Karena ini amanah, maka saya akan berusaha menjaganya dengan baik. Insyaallah kita akan bekerja maksimal sesuai dengan amanat umat yang telah diberikan. Kita harus bekerja keras agar kita tidak tertinggal dengan organisasi keagamaan lainnya,” terangnya.

Pernyataan tersebut diamini Rofik Zainur Usman. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan pengurus baru agar organisasi semakin baik.

“Terutama menghargai waktu dan disiplin dalam memenuhi undangan setiap kegiatan. Ini perlu ditingkatkan,” tuturnya.

Baca Juga: MUSDA VII Rifaiyah Temanggung Berlangsung Dinamis, Shobikun Terpilih Pimpin PD Rifaiyah 2026–2031


Penulis: Abdul Manan
Editor: Yusril Mahendra

Tags: PD Rifaiyah TemanggungPelantikan PengurusRifaiyahRifaiyah TemanggungTemanggungWonoboyo
Previous Post

Profil Nabi Muhammad SAW: Wajah Yang Menerangi Zaman

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Yusril Mahendra, Warga Sipil.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Sejarah Rifa’iyah dan Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Sakho, Gemilang Prestasi di Al-Azhar, Suluh Inspirasi Generasi Rifa’iyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rukun Islam Satu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NU dan Rifa’iyah: Persamaan, Perbedaan, dan Hubungan Dakwah di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kembali ke Rumah: Ayo Mondok di Pesantren Rifa’iyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Rifa'iyah

Menjaga Tradisi, Menyongsong Masa Depan

Kategori

  • Bahtsul Masail
  • Berita
  • Cerpen
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Kolom
  • Nadhom
  • Nasional
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Video

Sejarah

  • Rifa’iyah
  • AMRI
  • UMRI
  • LFR
  • Baranusa

Informasi

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Visi Misi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Rifaiyah.or.id. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen

© 2026 Rifaiyah.or.id. All rights reserved.