DEMAK, Rifaiyah.or.id – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-25 Angkatan Muda Rifa’iyah (AMRI) digelar oleh AMRI Ranting Bomo, Desa Getas, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, pada Kamis malam Jumat, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kekompakan kader, memperkuat kaderisasi, serta menumbuhkan kembali semangat pengabdian dalam organisasi dan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh rekan-rekan AMRI Ranting Bomo Getas, para tokoh agama, Kepala Desa Getas, serta sejumlah perwakilan organisasi. Peringatan berlangsung dengan rangkaian sambutan dari berbagai pihak yang menyampaikan pesan dan harapan bagi perkembangan AMRI ke depan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Rekan Habib Jaelani. Selanjutnya, Ketua Ranting AMRI Bomo Getas, Rekan Wahyu Suci Pradan, menyampaikan pentingnya menjaga kekompakan dalam berorganisasi. Menurutnya, kebersamaan menjadi salah satu kunci agar organisasi tetap solid, kuat, dan istiqamah dalam menjalankan pengabdian.
Kepala Desa Getas, M. Ulil Amri, turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Harlah ke-25 AMRI. Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pembuatan E-KTP.
Pesan mengenai pentingnya kaderisasi disampaikan oleh Dewan Pembina AMRI Ranting Bomo Getas, Rekan Syamsul Ma’arif. Ia mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat proses kaderisasi agar rekan-rekan AMRI tetap istiqamah dalam menjalankan ajaran dan budaya Rifa’iyah. Hal ini dinilai penting agar generasi muda Rifa’iyah tidak mudah terbawa arus perubahan zaman.
Baca Juga: Peringati Harlah ke-25 AMRI, Ranting Tambahagung Ajak Generasi Muda Teguhkan Jati Diri Rifa’iyah
Sementara itu, perwakilan PD AMRI Demak, Rekan M. Taufik, S.Ag., mengajak seluruh kader menjadikan momentum Harlah ke-25 sebagai titik untuk membangkitkan kembali semangat berorganisasi. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata, baik untuk organisasi maupun masyarakat luas.
Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa gagasan dan ide harus diwujudkan melalui gerakan serta tindakan nyata. Sebab, gagasan tanpa disertai langkah konkret tidak akan memberikan perubahan yang berarti.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Komandan Bakorran BARANUSA Bomo Getas, A. Kohar. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BARANUSA kepada para peserta yang hadir.

Setelah seluruh rangkaian sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan doa penutup. Kegiatan kemudian diakhiri dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bagian dari peringatan Harlah ke-25 AMRI.
Melalui peringatan ini, AMRI Ranting Bomo Getas diharapkan semakin memperkuat kebersamaan dan semangat kaderisasi. Bertambahnya usia organisasi juga menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk terus menjaga nilai-nilai Rifa’iyah serta menghadirkan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Penulis: Yusril Mahendra
Narasumber: M. Taufik, S.Ag.
Editor: Yusril Mahendra

