Wonosobo, Rifaiyah.or.id – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Rifa’iyah (PD AMRI) Wonosobo menggelar tasyakuran sebagai puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-25 AMRI pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung PC Rifa’iyah Sapuran, Wonosobo, ini mengusung tema “Meneguhkan Gerakan Mempertahankan Kemandirian”.
Acara tersebut dihadiri sekitar 145 peserta yang terdiri atas jajaran PD AMRI Wonosobo, PC AMRI se-Wonosobo, PR AMRI se-Wonosobo, Bakorda BARANUSA, Bakorcab se-Kabupaten Wonosobo, serta Bakoryon se-Kabupaten Wonosobo.
Turut hadir sebagai tamu undangan Ketua Dewan Syuro Rifa’iyah Kecamatan Sapuran, Bapak Kiai Padang Sufyan, dan Ketua PC Rifa’iyah Sapuran, Bapak KH. Muhtasor. Sejumlah tokoh masyarakat setempat juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Tasyakuran Menjadi Puncak Rangkaian Harlah ke-25 AMRI
Rangkaian acara dimulai tepat pukul 20.00 WIB dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Ketua Dewan Syuro PC Rifa’iyah Sapuran, Kiai Padang Sufyan.
Setelah itu, seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars AMRI yang dipimpin oleh rekan Khofa Lil Khusna. Suasana kebersamaan dan semangat organisasi mewarnai jalannya peringatan seperempat abad AMRI tersebut.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan PD AMRI Wonosobo yang disampaikan oleh Sekretaris PD AMRI Wonosobo, rekan Ahmad Syukur. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh kader AMRI di Wonosobo untuk kembali menggerakkan roda organisasi di semua tingkatan.
Menurutnya, usia 25 tahun merupakan usia emas bagi AMRI. Karena itu, seluruh kader diharapkan semakin proaktif dan produktif dalam menjalankan aktivitas organisasi serta mengembangkan gerakan AMRI.
Baca Juga: Harlah ke-25 AMRI di Ranting Bomo Getas, Perkuat Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Pemotongan Tumpeng sebagai Simbol Puncak Harlah AMRI
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol puncak peringatan Harlah ke-25 AMRI. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Ketua PD AMRI Wonosobo, rekan Muhammad Faqih, S.H., kemudian diserahkan kepada Kiai Padang Sufyan selaku Ketua Dewan Syuro Rifa’iyah Kecamatan Sapuran.
Prosesi tersebut menjadi salah satu momen penting dalam acara tasyakuran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan seluruh peserta dan tamu undangan.
PD AMRI Wonosobo Lanjutkan Agenda dengan Muspimda 2026
Setelah rangkaian tasyakuran Harlah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) AMRI Wonosobo Tahun 2026. Musyawarah ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) AMRI yang sebelumnya telah dilaksanakan di Banjarnegara.
Muspimda dipimpin langsung oleh Ketua dan Sekretaris PD AMRI Wonosobo. Agenda tersebut berlangsung hingga pukul 23.30 WIB.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan musofahah bersama. Penyelenggaraan tasyakuran dan Muspimda ini menjadi bagian dari upaya PD AMRI Wonosobo dalam memperkuat gerakan organisasi, sekaligus meneguhkan semangat kemandirian AMRI di usia ke-25 tahun.
Penulis: Achmad Furqon Kamil
Editor: Yusril Mahendra












