Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
No Result
View All Result
Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
Home Kolom

Warga Rifa’iyah Pekalongan: Jangan Asing dengan Jejak Para Pembawa Ajaran

Muhammad Nawa Syarif by Muhammad Nawa Syarif
February 1, 2026
in Kolom, Tokoh
0
Warga Rifa’iyah Pekalongan: Jangan Asing dengan Jejak Para Pembawa Ajaran

Makam Kyai Abu Salim Paesan, ulama perintis penyebaran ajaran Rifa’iyah di wilayah Pekalongan.

0
SHARES
52
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Rifa’iyah di Pekalongan bukan sekadar nama, bukan pula hanya label organisasi atau identitas kultural. Ia adalah warisan perjuangan, hasil jerih payah para ulama yang dengan penuh keberanian menyebarkan ajaran K.H. Ahmad Rifa’i di tanah ini, di tengah tekanan kolonial dan keterbatasan zaman.

Ironisnya, hari ini kita justru menjumpai kenyataan yang menggelisahkan: banyak warga Rifa’iyah Pekalongan yang tidak tahu, bahkan tidak pernah menziarahi makam para pembawa ajaran Rifa’iyah di daerahnya sendiri.

Padahal, tanpa mereka, Rifa’iyah mungkin tak pernah tumbuh dan berakar kuat di Pekalongan.

Mereka Bukan Sekadar Nama dalam Cerita

Para pembawa ajaran Rifa’iyah di Pekalongan adalah santri-santri langsung K.H. Ahmad Rifa’i, yang mengorbankan tenaga, waktu, dan keselamatan demi menjaga kemurnian akidah dan ajaran. Di antara mereka adalah:

  1. K.H. Abu Ilham Paesan
  2. Kyai Asnawi Wonoyoso
  3. Kyai Kentol Jariyah Wonoyoso
  4. Kyai Ahmad Hasan Wiyanggong
  5. Kyai Ilyas Sembung

Mereka bukan tokoh pinggiran. Mereka adalah pilar awal Rifa’iyah di Pekalongan. Dari merekalah majelis-majelis lahir, dari mereka ajaran menyebar, dan dari keteladanan mereka Rifa’iyah bertahan hingga hari ini.

Namun pertanyaannya sederhana, sekaligus menohok:
Bagaimana mungkin mengaku sebagai penerus, jika jejak para pendahulu saja tidak dikenal?

Makam Kyai Abu Salim Paesan, ulama perintis penyebaran ajaran Rifa’iyah di wilayah Pekalongan.
Makam Kyai Ilyas Sembung, tokoh awal Rifa’iyah yang berjasa dalam dakwah dan pengajaran.

Makam Kyai Ahmad Hasan Wiyanggong, santri K.H. Ahmad Rifa’i dan pembawa ajaran Rifa’iyah di Pekalongan.
Makam Kyai Asnawi Wonoyoso, salah satu pembawa ajaran Rifa’iyah di Pekalongan

Ziarah Bukan Kultus, tetapi Kesadaran Sejarah

Menziarahi makam para ulama bukan untuk mengkultuskan, apalagi menyembah. Ziarah adalah cara merawat ingatan, menundukkan ego, dan mengingat bahwa kita berdiri di atas fondasi perjuangan orang-orang saleh sebelum kita.

Jika warga Rifa’iyah rajin menghadiri pengajian, aktif dalam kegiatan, bahkan fasih menyebut nama K.H. Ahmad Rifa’i, tetapi asing dengan makam para murid beliau sendiri, maka ada yang timpang dalam cara kita memahami Rifa’iyah.

Rifa’iyah bukan hanya teks nadzam dan kitab, tetapi juga sejarah hidup yang membumi.

Jangan Sampai Terputus dari Akar

Salah satu tanda kemunduran sebuah jamaah adalah ketika generasinya putus dari akar sejarahnya. Tidak tahu siapa yang membawa ajaran ke daerahnya, tidak peduli di mana mereka dimakamkan, dan tidak merasa perlu mendoakan mereka.

Jika keadaan ini dibiarkan, Rifa’iyah berisiko berubah menjadi identitas kosong: ramai nama, sepi makna.

Saatnya Kembali Menoleh ke Belakang

Tulisan ini bukan untuk menyalahkan, tetapi menggugah. Bukan untuk menghakimi, tetapi mengajak sadar. Sudah saatnya warga Rifa’iyah Pekalongan:

  • mengenal para pembawa ajaran di daerahnya,
  • mengajarkan sejarah mereka kepada generasi muda,

dan sesekali, dengan rendah hati, menziarahi makam-makam mereka, mengirim doa, serta mengingat perjuangan.

Karena siapa yang lupa pada orang-orang yang memperjuangkan agama, lambat laun akan lupa pada nilai perjuangan itu sendiri.

Baca Juga: Syekh Ahmad Hasan, Ulama Penyebar Rifa’iyah di Pantura Pekalongan


Penulis: Muhammad Nawa Syarif
Editor: Yusril Mahendra

Tags: Murid KH. Ahmad Rifa’iPekalonganRifaiyahRifaiyah PekalonganSejarah Rifa’iyah
Previous Post

Syekh Ahmad Hasan, Ulama Penyebar Rifa’iyah di Pantura Pekalongan

Next Post

LKD PD AMRI Kendal 2026 Resmi Dibuka, Abdul Kholiq Tekankan Kader Siap Lanjutkan Perjuangan KH. Ahmad Rifa’i

Muhammad Nawa Syarif

Muhammad Nawa Syarif

Khadim di Ponpes Faidlul Qodir, Kepala MTs Rifa'iyah Wonokerto, Sekjend PP. AMRI, Pegiat literasi KH. Ahmad Rifa'i.

Next Post
Kaderisasi

LKD PD AMRI Kendal 2026 Resmi Dibuka, Abdul Kholiq Tekankan Kader Siap Lanjutkan Perjuangan KH. Ahmad Rifa’i

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Gus Sakho, Gemilang Prestasi di Al-Azhar, Suluh Inspirasi Generasi Rifa’iyah

    Gus Sakho, Gemilang Prestasi di Al-Azhar, Suluh Inspirasi Generasi Rifa’iyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah Rifa’iyah dan Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rukun Islam Satu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rifa’iyah Seragamkan Jadwal Ziarah Makam Masyayikh di Jalur Pantura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kembali ke Rumah: Ayo Mondok di Pesantren Rifa’iyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Rifa'iyah

Menjaga Tradisi, Menyongsong Masa Depan

Kategori

  • Bahtsul Masail
  • Berita
  • Cerpen
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Kolom
  • Nadhom
  • Nasional
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Video

Sejarah

  • Rifa’iyah
  • AMRI
  • UMRI
  • LFR
  • Baranusa

Informasi

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Visi Misi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2025 Rifaiyah.or.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen

© 2025 Rifaiyah.or.id