Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
No Result
View All Result
Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
Home Bahtsul Masail

Menyamakan Istri dengan Ibu, Apakah Jatuh Talak?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
September 16, 2026
in Bahtsul Masail
0
Menyamakan Istri dengan Ibu, Apakah Jatuh Talak?
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Apakah jatuh talak jika suami menyamakan istri dengan ibu atau anak perempuannya?

Jawaban

Ungkapan seorang suami yang menyamakan istrinya dengan perempuan yang memiliki hubungan mahram dengannya, seperti ibu, anak perempuan, dan sebagainya, termasuk zihar kinayah.

Hukumnya bergantung pada niat suami:

  • Jika suami berniat menjatuhkan talak, maka talak jatuh.
  • Jika tidak berniat menjatuhkan talak, misalnya hanya bermaksud memuliakan atau menghormati, maka talak tidak jatuh.
  • Jika berniat mengharamkan istrinya, yaitu mengharamkan menyentuh istri sebagaimana menyentuh perempuan yang menjadi mahramnya, maka talak tidak jatuh. Namun, suami wajib membayar kafarat sumpah.

Referensi

اتوي ارتني ظهار نع شرع فعكرن

يروفاكن لاكني اع رابني ودونن

اور بائن كلون طلاق كنورهن

دسروفاكن كلون ووع ودون   محرمن

كع اور حلال كدوي ووع لنع

كايا بيع لن سدولور ودون كويلع

لن سؤمفماني كروني تن ونع

كتاب تبيين الاصلاح

شيخ أحمد رفاعي

[البكري الدمياطي ,إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين ,٤/١٨]

(قوله: وأنت كأمي أو بنتي أو أختي) أي في العطف والحنو أو في التحريم: أي أنت محرمة علي لأني طلقتك كتحريم أمي الخ، فإذا قصد إيقاع الطلاق وقع وإلا فلا

(Perkataan: kamu seperti ibuku, atau anak perempuanku, atau saudara perempuanku)

Artinya: “Kamu haram bagiku karena aku telah menceraikanmu, sebagaimana haramnya ibuku” dan seterusnya. Maka jika dia bermaksud menjatuhkan talak, maka jatuhlah talak. Jika tidak berniat demikian, maka tidak jatuh. [Al-Bakri ad-Dimyati, I’anatut Thalibin ‘ala Halli Alfazh Fathil Mu’in, jilid 4, hlm. 18]

[نووي الجاوي، نهاية الزين، صفحة ٣٢٢]

(كَأَنْت عَليّ حرَام) أَي مُحرمَة مَمْنُوعَة للفرقة وَمثله مَا لَو زَاد على ذَلِك ألفاظا تؤكد بعده عَنْهَا كَأَنْت حرَام كالخنزير أَو كالميتة وَغَيرهمَا كَمَا اشْتهر من قَول الْعَامَّة أَنْت حرَام كَمَا حرم عَليّ لبن أُمِّي وَمن قَوْلهم إِن أَتَيْتُك أتيت مثل أُمِّي وأختي أَو مثل الزَّانِي فَإِن نوى بذلك طَلَاقا وَقع وَإِلَّا بِأَن نوى تَحْرِيم عينهَا أَو نَحْوهَا كوطئها أَو فرجهَا أَو رَأسهَا أَو أطلق بِأَن لم ينْو شَيْئا لم يَقع شَيْء وَعَلِيهِ كَفَّارَة يَمِين أَي مثلهَا حَالا وَلَو لم يَطَأهَا وَإِن قَالَ ذَلِك أبدا

“Kamu haram bagiku” artinya terlarang untuk bercampur.  Sebagaimana yang sudah masyhur dari ucapan orang awam: “Kamu haram sebagaimana haramnya air susu ibuku.” Contoh lagi, jika aku mendatangimu, maka aku seperti ibuku dan saudaraku,” atau “seperti pezina.”

Maka jika dengan ucapan itu dia berniat talak, jatuhlah talak. Jika tidak, yakni dia berniat mengharamkan dirinya, atau yang semisalnya seperti menyetubuhinya, atau dia memutlakkannya dengan tidak berniat apa pun, maka tidak jatuh apa pun. Dan wajib baginya kafarat sumpah, yaitu sama seperti kafarat sumpah, seketika itu juga. Walaupun dia belum menyetubuhinya, dan walaupun dia mengucapkan demikian untuk selama-lamanya. [Nawawi al-Jawi, Nihayatuz Zain, hlm. 322]

والله أعلم بالصواب


Biro Syariah PP Rifa’iyah
Editor: Yusril Mahendra

Tags: hukum talakhukum zihartalakziharzihar kinayah
Previous Post

Dari Pasar Tikar ke Surau Wonoyoso

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Yusril Mahendra, Warga Sipil.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Sejarah Rifa’iyah dan Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Sakho, Gemilang Prestasi di Al-Azhar, Suluh Inspirasi Generasi Rifa’iyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rukun Islam Satu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NU dan Rifa’iyah: Persamaan, Perbedaan, dan Hubungan Dakwah di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah Organisasi Rifa’iyah dan Ummahatur Rifa’iyah (UMRI)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Rifa'iyah

Menjaga Tradisi, Menyongsong Masa Depan

Kategori

  • Bahtsul Masail
  • Berita
  • Cerpen
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Kolom
  • Nadhom
  • Nasional
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Video

Sejarah

  • Rifa’iyah
  • AMRI
  • UMRI
  • LFR
  • Baranusa

Informasi

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Visi Misi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Rifaiyah.or.id. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen

© 2026 Rifaiyah.or.id. All rights reserved.