KENDAL, Rifaiyah.or.id – Komitmen Pengurus Pusat Angkatan Muda Rifa’iyah (PP AMRI) untuk memperluas ruang pengembangan kader melalui dunia pendidikan tinggi terus berlanjut. Pada Sabtu, 19 September 2026, PP AMRI menjalin kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan STIK Kendal.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP AMRI, Abdul Kholiq, M.Pd., AH., didampingi Bendahara Umum Rekan Ismail, S.P., S.H., dan Biro Pemberdayaan Pesantren, Sekolah & Diniah Dr. Ahmad Mufid, M.Pd., Rekan Haqi Hudanallah, Rekan Nusrotudin, serta sejumlah tokoh Rifa’iyah Kabupaten Kendal.
Kerja sama ini menjadi bagian dari implementasi program “AMRI Masuk Kampus”, sebuah program yang diarahkan untuk memperluas jejaring AMRI dengan perguruan tinggi sekaligus mendorong generasi muda Rifa’iyah agar memiliki kapasitas keilmuan yang lebih luas.
Program tersebut sebelumnya telah dimulai melalui kerja sama dengan UIN Raden Mas Said Surakarta. Melalui langkah lanjutan bersama STIK Kendal, PP AMRI berupaya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi kader Rifa’iyah di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan kajian akademik.
Prof. Ahmad Thanowi: AMRI Adalah Putra Kami yang Telah Beranjak Dewasa
Ketua STIK Kendal, Prof. Dr. Ahmad Thanowi, menyambut baik kerja sama tersebut. Sosok Prof. Ahmad Thanowi sendiri bukanlah figur yang asing bagi jam’iyah Rifa’iyah.
Beliau pernah terlibat dalam penyusunan naskah akademik dan proposal pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi KH Ahmad Rifa’i kepada pemerintah. Karena itu, kerja sama dengan AMRI memiliki keterkaitan dengan ikhtiar yang lebih luas dalam memperkenalkan sejarah dan pemikiran KH Ahmad Rifa’i.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ahmad Thanowi menyampaikan pentingnya generasi AMRI memiliki bekal keilmuan yang komprehensif.
“AMRI adalah putra kami yang sudah beranjak dewasa dan siap berkontribusi memajukan organisasi Rifa’iyah ke seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, generasi AMRI selain dibekali basic ilmu dari kitab Tarajumah juga harus memiliki pengetahuan umum dan gelar akademik, dan STIK siap menjadi fasilitatornya,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Ahmad Thanowi turut didampingi para ketua program studi dari seluruh jurusan serta jajaran wakil ketua STIK Kendal.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pendidikan keagamaan yang bersumber dari khazanah Tarajumah dengan pendidikan formal di perguruan tinggi. Dengan demikian, kader AMRI diharapkan memiliki kemampuan untuk mengembangkan keilmuan sekaligus berkontribusi dalam berbagai bidang profesional.
Baca Juga: PD Rifa’iyah Pati Gelar Musda Ke-7 dan Pelantikan PD AMRI 2026–2031
PP AMRI Akan Kenalkan Karya KH Ahmad Rifa’i ke Kampus
Sementara itu, Ketua Umum PP AMRI, Abdul Kholiq, M.Pd., AH., menyampaikan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari agenda besar PP AMRI untuk membawa karya dan pemikiran KH Ahmad Rifa’i ke ruang akademik.
Menurutnya, karya-karya Syaikhina KH. Ahmad Rifa’i tidak hanya perlu dilestarikan sebagai warisan organisasi, tetapi juga perlu ditempatkan sebagai sumber literatur yang dapat dipelajari dan dikaji oleh kalangan akademisi.
“Dalam rangka mensyiarkan dan melestarikan karya Syaikhina KH. Ahmad Rifa’i sebagai pustaka literatur nasional, PP AMRI akan menjalin kerja sama dengan semua perguruan tinggi dan universitas, baik negeri maupun swasta. Kami akan mengenalkan karya Syaikhina KH. Ahmad Rifa’i di semua kampus dan kalangan akademisi,” ujar Abdul Kholiq.
Gagasan tersebut sejalan dengan semangat “dari pusaka menjadi pustaka”, yakni mendorong karya-karya KH. Ahmad Rifa’i agar tidak berhenti sebagai warisan yang disimpan, tetapi terus dibaca, diteliti, dikaji, dan dikembangkan sebagai sumber pengetahuan.
Melalui program AMRI Masuk Kampus, PP AMRI juga ingin mendorong kader-kader muda Rifa’iyah untuk memiliki akses lebih luas terhadap pendidikan tinggi. Di sisi lain, kerja sama dengan perguruan tinggi diharapkan membuka peluang penelitian dan pengembangan kajian mengenai KH. Ahmad Rifa’i, Tarajumah, sejarah Rifa’iyah, serta khazanah Islam Nusantara.
MoU PP AMRI dengan STIK Kendal menjadi salah satu langkah lanjutan dalam membangun jembatan antara tradisi keilmuan Rifa’iyah dan dunia akademik. Ke depan, jejaring kerja sama serupa diharapkan semakin berkembang sehingga karya dan pemikiran KH. Ahmad Rifa’i dapat semakin dikenal dan dikaji oleh generasi muda serta masyarakat akademik di berbagai perguruan tinggi.
Penulis: Ahmad Zahid Ali
Editor: Yusril Mahendra

