PATI, Rifaiyah.or.id – Ketua Umum PP AMRI, Abdul Kholiq, M.Pd., AH, memberikan arahan penting dalam pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) VI Angkatan Muda Rifa’iyah (AMRI) Kabupaten Pati yang diselenggarakan di Aula SMA Rifa’iyah, Desa Sundoluhur, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, pada Ahad, 31 Mei 2026.
Musyawarah Daerah ini digelar sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk memilih kepemimpinan baru PD AMRI Kabupaten Pati. Masa khidmah Ketua PD AMRI Pati saat ini, Rekan Nusrotudin, akan segera berakhir sehingga diperlukan estafet kepemimpinan guna melanjutkan program dan perjuangan organisasi.
Dalam perjalanan organisasinya, PD AMRI Kabupaten Pati telah dipimpin oleh sejumlah kader terbaik, yaitu Rofian, S.Pd., Agus Jalaludin, S.Pd., Miftahul Arifin, AH, dan Abdul Kholiq, M.Pd., AH. Setelah Abdul Kholiq terpilih sebagai Ketua Umum PP AMRI pada tahun 2024, kepemimpinan PD AMRI Pati dilanjutkan oleh Rekan Nusrotudin.
Dalam sambutannya, Abdul Kholiq menyampaikan pesan khusus kepada siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua PD AMRI Kabupaten Pati. Menurutnya, seorang pemimpin organisasi harus memiliki dua “jimat” yang akan menjadi bekal utama dalam menjalankan amanah.
“Jimat pertama adalah Robbisyrah li shadri (lapangkanlah dadaku), dan yang kedua adalah Wa yassir li amri (mudahkanlah urusanku). Dua doa ini harus menjadi pegangan seorang pemimpin,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa makna Robbisyrah li shadri adalah memiliki kelapangan dada dalam menghadapi berbagai dinamika organisasi. Seorang ketua dituntut mampu menata hati, menerima perbedaan pendapat, serta mudah memaafkan kesalahan anggota maupun pihak lain demi menjaga persatuan dan kekompakan organisasi.
Selain itu, seorang pemimpin juga harus memiliki kesediaan untuk berkorban demi kemajuan AMRI, Rifa’iyah, dan keberlangsungan ajaran KH Ahmad Rifa’i ibn Muhammad.
Sementara itu, doa Wa yassir li amri mengandung harapan agar Allah SWT memberikan kemudahan dalam setiap urusan dan langkah perjuangan yang dijalankan. Abdul Kholiq meyakini bahwa ketika seorang pemimpin mampu melapangkan dada dan mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi, maka berbagai kemudahan akan diberikan oleh Allah SWT.
“Jika seorang ketua mampu menjalankan dua hal tersebut, insya Allah akan diberikan kemudahan dalam memimpin organisasi dan menjalankan amanah perjuangan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Abdul Kholiq secara resmi membuka rangkaian MUSDA VI PD AMRI Kabupaten Pati. Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh KH Muhammad Toha Ja’far, memohon kelancaran dan keberkahan bagi jalannya musyawarah serta lahirnya kepemimpinan yang mampu membawa AMRI Pati semakin maju.
MUSDA VI PD AMRI Kabupaten Pati diharapkan menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan komitmen kader muda Rifa’iyah dalam melanjutkan perjuangan dakwah, kaderisasi, dan pengembangan organisasi di Kabupaten Pati.
Baca juga: Turba PP AMRI ke Jambi, Warga Rifa’iyah Bentuk Kepengurusan Wilayah
Penulis: Ahmad Zahid Ali
Editor: Ahmad Zahid Ali


