Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
No Result
View All Result
Rifa'iyah
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen
Home Berita

Manuskrip Tarajumah Akan Dilestarikan melalui Workshop Preservasi dan Digitalisasi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
August 30, 2026
in Berita
0
Manuskrip Tarajumah Akan Dilestarikan melalui Workshop Preservasi dan Digitalisasi
0
SHARES
117
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Batang – Upaya menjaga warisan intelektual KH. Ahmad Rifa’i terus dilakukan melalui pelestarian manuskrip Tarajumah. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah Workshop Preservasi dan Digitalisasi Manuskrip Tarajumah yang digelar di Gedung Pimpinan Pusat Rifa’iyah, Batang, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026, pukul 08.30–17.00 WIB. Workshop diselenggarakan oleh Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) melalui program Community Engagement bekerja sama dengan Pimpinan Pusat Rifa’iyah Batang.

Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Provinsi Jawa Tengah serta DREAMSEA (Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia) PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai mitra kolaborasi.

Menyelamatkan Warisan Intelektual Tarajumah

Workshop ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga karya-karya KH. Ahmad Rifa’i yang dikenal sebagai literatur Tarajumah. Karya tersebut ditulis menggunakan bahasa Jawa dengan aksara Pegon dan memuat penjelasan mengenai akidah, fikih, serta tasawuf.

Sebagian besar manuskrip Tarajumah hingga kini masih tersimpan secara terdesentralisasi di lingkungan pesantren dan menjadi pusaka keluarga para putra kiai di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Penyimpanan secara lokal dengan kondisi yang terbatas membuat manuskrip tersebut menghadapi berbagai ancaman kerusakan fisik. Di antaranya pelapukan kertas, kerapuhan tepian lembaran, keasaman tinta, serta paparan iklim tropis yang lembap.

Karena itu, alih media dan digitalisasi dipandang sebagai langkah penting untuk mengantisipasi hilangnya warisan naskah bersejarah tersebut. Selain menjaga isi manuskrip, upaya ini juga diarahkan untuk memperkuat pengakuan terhadap naskah Nusantara melalui program Ingatan Kolektif Nasional (IKON).

Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pengarusutamaan naskah Nusantara, penguatan riset, serta proyeksi jangka panjang menuju Memory of the World (MoW) UNESCO.

Libatkan Generasi Muda Rifa’iyah

Workshop dirancang sebagai ruang transfer pengetahuan dari para ahli pelestarian manuskrip kepada komunitas Rifa’iyah. Program Community Engagement UIII 2026 ini mengedepankan prinsip kemandirian dan non-ekstraktif.

Artinya, pelatihan tidak diarahkan untuk memindahkan naskah dari pemiliknya. Sebaliknya, generasi muda dan para pemegang manuskrip akan dibekali kemampuan agar dapat merawat, mencatat metadata, serta melakukan digitalisasi secara mandiri.

Sebanyak 90 peserta direncanakan mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas 50 pemuda Angkatan Muda Rifa’iyah (AMRI) dan 40 perwakilan keluarga kiai, pengasuh pesantren, atau pemegang manuskrip.

AMRI menjadi peserta utama pelatihan teknis sekaligus calon pengelola arsip komunitas. Sementara itu, keluarga kiai dan pemegang manuskrip akan mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya preservasi dan digitalisasi serta membawa sampel naskah untuk mengikuti proses penilaian awal.

Belajar Merawat hingga Mendigitalisasi Naskah

Materi workshop terbagi dalam dua sesi besar. Sesi pertama berfokus pada preservasi fisik, inventarisasi, dan Program IKON yang akan disampaikan oleh tim ahli Arpusda Provinsi Jawa Tengah.

Materi tersebut mencakup urgensi perlindungan naskah kuno keagamaan, prinsip konservasi preventif, pembersihan debu, uji keasaman kertas, penyimpanan aman menggunakan acid-free enclosure, hingga pedoman inventarisasi naskah. Peserta juga akan mendapatkan sosialisasi mengenai Program IKON.

Sementara sesi kedua berfokus pada digitalisasi naskah dan program DREAMSEA. Peserta akan dikenalkan dengan program pelestarian manuskrip DREAMSEA serta etika keterbukaan akses ilmiah.

Pelatihan mencakup standar pemindaian dokumen kuno, resolusi optik atau DPI, teknik pencahayaan, penanganan jilidan naskah, hingga manajemen struktur folder arsip digital.

Tidak berhenti pada materi, peserta juga akan mengikuti praktik langsung pemindaian dan pembuatan lembar metadata naskah. Pada tahap preliminary assessment, naskah yang dibawa peserta akan dikurasi dan diidentifikasi kondisi fisiknya untuk memetakan kelayakan digitalisasi penuh melalui DREAMSEA.

Berakhir dengan Assessment dan Rencana Tindak Lanjut

Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi pada pukul 08.30 WIB, dilanjutkan pembukaan dan sambutan. Sesi preservasi, inventarisasi, dan sosialisasi IKON berlangsung pada pagi hari.

Setelah istirahat, salat, dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi digitalisasi dan pengenalan program DREAMSEA. Workshop kemudian memasuki tahap assessment, kurasi koleksi naskah pesantren Rifa’iyah, serta penyusunan rencana tindak lanjut.

Tahap assessment menjadi bagian penting karena hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah penyelamatan manuskrip pada tahap berikutnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk basis data inventaris manuskrip Tarajumah yang tersebar di wilayah Jawa Tengah. Selain itu, kader muda AMRI diharapkan mampu menjalankan pemindaian digital secara mandiri dengan format metadata yang terstandar.

Hasil preliminary assessment juga diharapkan menjadi acuan kerja sama lanjutan bersama DREAMSEA untuk penyelamatan naskah secara lebih komprehensif serta pendaftaran naskah ke dalam program IKON.

Menjaga Warisan untuk Masa Depan

Workshop Preservasi dan Digitalisasi Manuskrip Tarajumah diharapkan menjadi pijakan awal bagi pelestarian warisan intelektual KH. Ahmad Rifa’i secara berkelanjutan.

Kolaborasi antara UIII, Pimpinan Pusat Rifa’iyah, Arpusda Jawa Tengah, dan DREAMSEA diarahkan untuk memperkuat kemampuan komunitas dalam merawat kekayaan intelektual yang dimilikinya.

Dengan melibatkan generasi muda dan pemegang naskah secara langsung, pelestarian tidak hanya diarahkan pada penyelamatan fisik manuskrip, tetapi juga pada terbentuknya kemampuan pengelolaan arsip digital secara mandiri di lingkungan komunitas Rifa’iyah.

Baca juga: 45 Pengurus PD Rifaiyah Temanggung Dilantik, Siap Jalankan Amanah dan Majukan Organisasi


Penulis: Yusril Mahendra
Editor: Yusril Mahendra

Tags: Arpusda Jawa TengahDigitalisasi Manuskrip TarajumahDREAMSEAKolaborasi Rifa’iyahManuskrip TarajumahPimpinan Pusat Rifa'iyahRifaiyahUIN Syarif Hidayatullah JakartaUniversitas Islam Internasional Indonesia
Previous Post

Ketika Rezeki Terasa Sempit

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Yusril Mahendra, Warga Sipil.

  • Sejarah Rifa’iyah dan Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Sakho, Gemilang Prestasi di Al-Azhar, Suluh Inspirasi Generasi Rifa’iyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rukun Islam Satu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NU dan Rifa’iyah: Persamaan, Perbedaan, dan Hubungan Dakwah di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kembali ke Rumah: Ayo Mondok di Pesantren Rifa’iyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Rifa'iyah

Menjaga Tradisi, Menyongsong Masa Depan

Kategori

  • Bahtsul Masail
  • Berita
  • Cerpen
  • Keislaman
  • Khutbah
  • Kolom
  • Nadhom
  • Nasional
  • Sejarah
  • Tokoh
  • Video

Sejarah

  • Rifa’iyah
  • AMRI
  • UMRI
  • LFR
  • Baranusa

Informasi

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Visi Misi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Rifaiyah.or.id. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Kolom
  • Nadhom
  • Tokoh
  • Bahtsul Masail
  • Khutbah
  • Sejarah
  • Video
  • Cerpen

© 2026 Rifaiyah.or.id. All rights reserved.