Ketika Rezeki Terasa Sempit
Senja turun perlahan di balik pepohonan. Langit mulai kehilangan warna, sementara seorang ayah duduk sendiri di teras rumahnya. Di dalam ...
Read moreDetailsSenja turun perlahan di balik pepohonan. Langit mulai kehilangan warna, sementara seorang ayah duduk sendiri di teras rumahnya. Di dalam ...
Read moreDetailsSetiap pagi sebelum matahari terbit, Pak Sulaiman sudah berjalan menuju sawahnya. Di tangannya tergenggam cangkul tua yang gagangnya mulai licin ...
Read moreDetails“Syukur tegese makna tarjamah tinutur, iku suka atine...” (KH. Ahmad Rifa’i: Abyan Al-Khawa’ij) Setiap pagi, sebut saja nama perempuan muda: ...
Read moreDetailsKhutbah Pertama إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا ...
Read moreDetailsDalam kehidupan yang serba kompetitif seperti saat ini, rasa iri terhadap keberhasilan orang lain menjadi racun batin yang halus namun ...
Read moreDetailsKhutbah Pertama إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا ...
Read moreDetails© 2026 Rifaiyah.or.id. All rights reserved.