PATI, Rifaiyah.or.id – Angkatan Muda Rifa’iyah (AMRI) memperingati hari lahir (Harlah) ke-25 dengan mengusung tema “25 Tahun Meneguhkan Gerakan”. Peringatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah AMRI Kabupaten Pati ini berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di Masjid Jami’ Assyafiiyah, Sundoluhur.
Kegiatan tersebut diisi dengan rangkaian acara keagamaan, mulai dari penampilan rebana, pembacaan Maulid Simtudduror, dan Mahallul Qiyam hingga pengajian kitab Syarihul Iman karya KH. Ahmad Rifa’i. Selain menjadi momentum peringatan perjalanan AMRI, kegiatan ini juga menekankan pentingnya menjaga keimanan, melanjutkan tradisi mengaji, serta menjalankan amanah organisasi secara aktif dan bertanggung jawab.
Rangkaian acara inti dibuka oleh Najwa Shidqi, Lc., selaku pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh K. Mahmudi.
Ngaji Selapanan Berlanjut dengan Kajian Syarihul Iman
Pengajian disampaikan oleh Ust. Sihabuddin, S.Ag., Koordinator Biro Dakwah dan Kajian Islam PD AMRI Pati. Kegiatan ini menjadi pembuka Ngaji Selapanan pada masa kepengurusan baru, sekaligus melanjutkan program yang telah berjalan pada periode sebelumnya.
Kajian kali ini meneruskan pembahasan kitab Syarihul Iman karya KH. Ahmad Rifa’i yang mengulas iman, Islam, dan ihsan. Ketiganya merupakan pokok penting yang perlu dipahami sebelum mempelajari ilmu-ilmu lainnya.
Ust. Sihabuddin menjelaskan bahwa amal dan ketaatan seorang hamba dapat menjadi sia-sia apabila tidak disertai iman yang sah. Ia juga mengingatkan bahwa iman bersifat dinamis, dapat bertambah ketika seseorang melakukan ketaatan dan berkurang ketika melakukan kemaksiatan.
Ketua PD AMRI Pati Tekankan Amanah Pengurus
Dalam sambutannya, Ketua PD AMRI Pati, rekan M. Badruddin, S.Ag., mengajak seluruh pengurus AMRI, mulai dari tingkat pimpinan daerah hingga ranting, untuk menjalankan amanah kepengurusan dengan sungguh-sungguh.
Ia menekankan bahwa setiap pengurus perlu terlibat aktif dalam menjalankan program kerja yang telah disusun bersama. Menurutnya, kepengurusan bukan sekadar mencantumkan nama, melainkan juga menuntut kontribusi nyata dan tanggung jawab dalam menjalankan program organisasi.
Pesan tersebut sejalan dengan tema Harlah ke-25 AMRI, “25 Tahun Meneguhkan Gerakan”, yang menjadi pengingat akan pentingnya menjaga semangat berorganisasi dan memperkuat keterlibatan pengurus dalam menjalankan amanah.
Baca Juga: MUSPIMNAS AMRI 2026 Digelar di Banjarnegara, Teguhkan Semangat Perjuangan dan Persaudaraan Rifa’iyah
Pemotongan Tumpeng Warnai Harlah ke-25 AMRI
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PD AMRI Pati. Potongan tumpeng kemudian dibagikan kepada perwakilan masing-masing ranting dengan diiringi alunan rebana.
Peringatan Harlah ke-25 AMRI ini diisi dengan penguatan pemahaman keagamaan melalui kajian kitab serta ajakan untuk menjalankan tanggung jawab organisasi secara aktif. Melalui tema “25 Tahun Meneguhkan Gerakan”, momentum ini juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan kegiatan dakwah, tradisi mengaji, dan semangat pengabdian dalam organisasi AMRI.
Penulis: Yusril Mahendra
Editor: Yusril Mahendra







