Pekalongan, Rifaiyah.or.id – Pimpinan Pusat Angkatan Muda Rifa’iyah (PP AMRI) mengunjungi MTs Rifa’iyah Kesesi yang berlokasi di Desa Srinahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (26/10/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Turba (turun ke bawah) PP AMRI ke wilayah Pekalongan dan Banjarnegara.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kepala MTs Rifa’iyah Kesesi, Nuzul Fahrudin, S.Pd. Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan kecintaan generasi muda Rifa’iyah terhadap lembaga pendidikan yang berada di lingkungan organisasi.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala MTs Rifa’iyah Kesesi, Ustadz Arif Rahman, Komandan Dedi Supriyatna, serta tokoh-tokoh Rifa’iyah Desa Srinahan.
Gus Ketum Ajak Santri Ramaikan Madrasah Rifa’iyah
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP AMRI, Abdul Kholiq, M.Pd., menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para santri dan warga Rifa’iyah. Ia mengajak seluruh generasi muda untuk turut meramaikan madrasah dan sekolah Rifa’iyah sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan di lingkungan Rifa’iyah.
Menurutnya, mencintai lembaga Rifa’iyah merupakan bagian dari khidmat santri kepada Syaikhina KH. Ahmad Rifa’i. Kecintaan tersebut perlu diwujudkan melalui keterlibatan nyata dalam menjaga, mendukung, dan mengembangkan lembaga pendidikan Rifa’iyah.
Ajakan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberlangsungan madrasah dan sekolah Rifa’iyah membutuhkan dukungan dari seluruh elemen, terutama generasi muda yang menjadi penerus perjuangan.
Jaga Kitab Tarajumah dan Ukhuwah Rifa’iyah
Selain mengajak generasi muda untuk mencintai lembaga pendidikan, Abdul Kholiq juga menekankan pentingnya menjaga dua aset utama Rifa’iyah, yaitu Kitab Tarajumah dan seduluran atau ukhuwah Rifa’iyah.
Kitab Tarajumah menjadi bagian penting dari warisan keilmuan KH. Ahmad Rifa’i yang perlu terus dijaga dan dipelajari oleh generasi penerus. Sementara itu, ukhuwah Rifa’iyah merupakan ikatan persaudaraan yang harus senantiasa dirawat agar perjuangan organisasi tetap berjalan dalam kebersamaan.
Pesan tersebut menegaskan bahwa menjaga Rifa’iyah tidak hanya dilakukan melalui pelestarian khazanah keilmuan, tetapi juga dengan memperkuat persaudaraan di antara sesama warga dan santri Rifa’iyah.
Melalui rangkaian Turba ke Pekalongan dan Banjarnegara, PP AMRI terus mendorong generasi muda untuk meningkatkan kepedulian terhadap lembaga pendidikan, menjaga warisan keilmuan, serta mempererat ukhuwah Rifa’iyah sebagai bagian dari khidmat kepada perjuangan KH. Ahmad Rifa’i.
Penulis: Yusril Mahendra
Editor: Yusril Mahendra


