Temanggung — Ribuan jemaah Rifaiyah Kabupaten Temanggung, Kamis (28/5/2026) bertepatan dengan 11 Dzulqa’dah 1447 H, mengikuti kegiatan rutin tahunan ziarah massal ke makam para masyayikh Rifaiyah di wilayah Pengurus Daerah (PD) Rifaiyah Temanggung.
Kegiatan yang berada di bawah koordinasi Bidang Dakwah dan Syariah PD Rifaiyah Temanggung tersebut telah menjadi agenda rutin tahunan dan tahun ini memasuki pelaksanaan ke delapan.
Anggota Bidang Dakwah dan Syariah PD Rifaiyah Temanggung, Ustadz Choirul Makfud, menjelaskan bahwa ziarah massal pertama kali dilaksanakan pada tahun 2019 M/1440 H. Awalnya, kegiatan tersebut hanya berupa agenda masyarakat lokal dalam skala kecil sebelum kemudian berkembang menjadi salah satu program unggulan organisasi.
“Karena ziarah merupakan salah satu anjuran syariah, maka kegiatan ini kemudian dimasukkan menjadi program unggulan PD Rifaiyah Temanggung,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ziarah tidak hanya bertujuan mengingatkan manusia terhadap kematian (tadzkirul maut), tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan adab kepada para masyayikh yang telah wafat.
“Di samping mengingat kematian yang pasti akan dijumpai setiap manusia, mendoakan para masyayikh juga termasuk bentuk adab kepada mereka setelah wafat,” tuturnya.
Makfud menambahkan, doa bersama di makam orang-orang saleh diyakini menjadi salah satu wasilah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menambah keimanan jemaah sekaligus menjaga ghiroh dalam mempertahankan ajaran KH. Ahmad Rifai dan budaya Islami yang telah diperjuangkan para masyayikh terdahulu.
“Tidak kalah penting, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta mengingat perjuangan dan sejarah para masyayikh sebagai pembelajaran bagi generasi berikutnya,” pungkas Makfud yang juga staf administrasi KUA Kecamatan Wonoboyo.
Sejak pukul 07.00 WIB, jemaah mulai memadati sejumlah makbaroh tujuan ziarah yang tersebar di berbagai ranting Rifaiyah di Kabupaten Temanggung. Di antaranya Makam KH. Hasan Narwi, Kiai Sholeh, Kiai Sukaemi, KH. Sholikhin, dan Kiai Faisol Abidin di Ranting Wonorejo Batok; Makam Kiai Muhsin, Kiai Joyi Dikromo, dan Kiai Mahsun di Ranting Wonoboyo; Makam Kiai Makful di Ranting Bendungan; serta sejumlah makam masyayikh lainnya di Wanangsri, Simbang Rejosari, Karanganyar, Senet Purwosari, Bendan Kebonsari, Joho, hingga Pomahan.
Selain diikuti jemaah Rifaiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Temanggung, kegiatan ini juga dihadiri peziarah dari Pondok Pesantren Riyadus Salam Tempuran, jemaah Rifaiyah Kalibening Wonosobo, serta jemaah Rifaiyah Cepokomulyo, Kabupaten Kendal.
Baca Juga: Panitia Muskerwil Rifa’iyah Jateng Resmi Dibubarkan, OC Sebut Jadi Modal Besar Hadapi Musda
Penulis: Abdul Manan
Editor: Yusril Mahendra








